Sandiaga Salahuddin Uno Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif posting di FB bang Sandi. Sebelum melaksanakan sholat jum’at tadi, Sandiaga Salahuddin melakukan pertemuan dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mrs. Lyudmila Vorobieva, Kepala Majelis Rohaniah Muslimin se-Rusia, Mr. Albir Krganov beserta jajaran, serta Induk Koperasi Pondok Pesantren untuk membahas program pelatihan Santri Digitalpreneur yang terdiri dari konten digital kreatif, podcast dan animasi.

Kolaboraksi program Santri Digitalpreneur melibatkan antara Inkopontren dengan Mufti Rusia yang bertujuan untuk menciptakan santri berkarakter & mampu bersaing di industri kreatif digital untuk mendorong KEBANGKITAN EKONOMI yang mampu menciptakan LAPANGAN KERJA dan PELUANG USAHA.

Baca Juga :

Sandiaga Salahuddin di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat mendukung penuh kolabor-aksi ini. Nantinya para santri jebolan pelatihan berkesempatan bertemu mitra Kemenparekraf agar meningkatkan pengetahuan serta pengalaman mereka terutama di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang berbasis digital untuk mengembangkan keberdayaan ekonomi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Tentang SAR (Search And Rescue) Kaliurang

Tentang SAR (Search And Rescue) Kaliurang

Posko SAR (Search And Rescue) Kaliurang, bagian dari Satuan Perlindungan Masyarakat Rescue Istimawa (SAR Wilayah 7 Kaliurang), dapat dihubungi melalui telepon +62 274 898352 atau di frekuensi 148.800 MHz SAR

The Kjeragbolten Hike

The Kjeragbolten Hike - FB Pooja Batra

Photo : The Kjeragbolten Hike (FB : Pooja Batra, 2017) The hike to Kjeragbolten is one of the most popular hikes in Norway. It is a challenging hike, but the

Gempa Turki: Gempa hebat dekat perbatasan Suriah dengan kekhawatiran korban akan meningkat

Gempa Turki Gempa hebat dekat perbatasan Suriah dengan kekhawatiran korban akan meningkat

Setidaknya 10 orang tewas, jumlah masih dimungkinkan bertambah setelah gempa kuat melanda pada Senin pagi (6/2/23), menyebabkan kerusakan luas dan menjebak orang di bawah reruntuhan. Banyak bangunan hancur di Diyarbakir