Tips dan trik Memilih Sekolah – PPDB DIY

Menanggapi beberapa pertanyaan tentang strategi memilih sekolah terutama di Jogjakarta. Dikutip dari web https://ppdb.jogjaprov.go.id/ ada tahap verifikasi dan Pendaftaran. PPDB di DIY mengacu ke File Peraturan PPDB DIY 2022 sebagai berikut :

  1. PERGUB PPDB DIY : Download
  2. KEPKA SOP PPDB DIKMEN DIKSUS ; Download
  3. KEPKA SOP/JUKNIS PPDB DARING SMA SMK NEGERI : Download
  4. KEPKA PERUBAHAN PPDB DARING SMA SMK NEGERI : Download
Tips dan trik Memilih Sekolah - PPDB DIY
Tips dan trik Memilih Sekolah – PPDB DIY

KHUSUS bagi Calon Peserta Didik yang memerlukan :

  1. CEK NIK & Pengajuan Perubahan Data Kependudukan
  2. Pendataan Radius Tempat Tinggal Calon Peserta Didik (Khusus yang bertempat tinggal dalam radius 300 meter dari sekolah)
  3. Verifikasi Dokumen Jalur Afirmasi
  4. Verifikasi Dokumen Penambahan Nilai Prestasi Non Akademik
  5. Verifikasi Dokumen Perpindahan Tugas Ortu / Wali
  6. Input Data Siswa Lulusan Luar DIY dan Siswa Lulusan Dalam DIY Sebelum Tahun 2022

Tahap pendaftaran

  1. Ajuan Akun, Pengambilan Pin/Token (21 – 24 Juni).
  2. Pemilihan Sekolah/Peminatan (27 – 29 Juni).
  3. Seleksi Online, serta Pemantauan Hasil Seleksi Realtime (27 – 30 Juni)
  4. Perubahan pilihan (27 – 28 Juni)
  5. Pengumuman Hasil Seleksi (1 Juli)
  6. Tahap ini wajib diikuti seluruh Peserta PPDB Online SMA dan SMK NEGERI di DIY.

Baca Juga : Webinar Kurikulum Prototipe – Merdeka Belajar

Tips dan trik

Berikut ini rangkungan beberapa tips dan trik dalam memilih sekolah terutama sekolah SMA Negeri.

  1. Jika sdh tau nilai gabungan anak, bpk ibu bisa melihat di tabel nilai diterima yang ada diarsip PPDB tahun 2021. Kira2 nilai tersebut bisa masuk di sekolah yg diinginkan atau tidak.
  2. Jika Nilai Gabungan (NG) tinggi dan tertantang ingin sekolah di SMA Grade atas, jika memungkinkan bisa mencoba peruntungan di japres (Jalur Prestasi) terlebih dahulu. Tapi jika tidak tertantang, ya sebaiknya tetap mencoba di jalur zonasi.
  3. Urutan pilihan sekolah sebaiknya diurutkan sesuai grade sekolah. Tentu ini juga disesuaikan dengan keinginan ananda (jika ada keinginan sekolah di SMA tertentu) dan juga sesuaikan dengan mempertimbangkan nilai gabungannya.
  4. Jika nilai ananda pas-pasan (berada diambang batas <330), dengan sangat terpaksa hanya bisa mendaftar via jalur zonasi saja. Jika 3 pilihan sekolah di jalur zonasi sudah tidak memungkinkan dipilih, bapak ibu bisa melirik ke SMK Negeri dengan tetap mempertimbangkan nilai ananda dan file statistik tahun lalu sebagai acuan meski tidak mutlak.
  5. Sisa kuota dari jalur prestasi, afirmasi & PTO tahun ini masuk jalur zonasi, berbeda dengan tahun kemarin yang masuk jalur prestasi.
  6. Kuota zonasi terpotong zona radius 300m. Bila zona radius banyak maka kuota zonasi akan berkurang. waspadalah.
  7. Pastikan pilihan sekolah sudah berdasarkan perhitungan yang matang. Jika anak dalam posisi diterima sementara maka tidak bisa menggunakan hak memilih di jalur lain.

Disclaimer :

Pemilihan sekolah sebaiknya disesuaikan dengan realita nilai ananda ya, jangan sampai sekedar memenuhi keinginan ananda tapi nilainya tidak mencukupi. Juga perlu menyiapkan mental ananda untuk bisa lebih legowo menerima apapun hasil dari PPDB ini. Insya Allah menjadi yang terbaik. Semoga bisa membantu mencerahkan.

Sumber Informas WA Group Sekolah

Leave a Comment