Masyarakat Tionghoa Yogyakarta kembali menggelar perayaan Peh Cun di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul pada Jumat (3/6/2022). Peh Cun yang punya makna wujud rasa syukur atas berkah yang melimpah. Selain itu juga dimeriahkan dengan kesenian barongsai, liong serta tradisi mendirikan telur hingga tarian tradisional.

Ketua Pelaksana Peh Cun 2022 Yogyakarta, Raynald Sumamtou menjelaskan Peh Cun sendiri merupakan sebuah peristiwa ketika matahari bersinar paling terang. Dimana oleh etnis Tionghoa momentum itu berarti membawa berkah yang besar pula.

Video Perayaan Peh Cun

Warga keturunan Tionghoa mengikuti prosesi puncak perayaan Peh Cun 2022 di Pantai Parangtritis, Bantul, D.I Yogyakarta, Jumat (3/6/2022). Perayaan Peh Cun yang diperingati setiap tahun pada tanggal 5 bulan lima penanggalan Imlek merupakan hari syukuran pada saat musim kemarau sekaligus mengingat negarawan China, Qu Yuan sebagai orang yang cerdas dan jujur yang mengabdi pada negaranya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Gapura Timur Jembatan Merah patah dan Roboh di senggol Truk Molen

gapura jembatan merah roboh hancur

Dikutip dari Radar Jogja, Gapuran yang Pintu gerbang Kampung Prayan Kulon, Condongcatur, Depok runtuh kemarin (2/11). Runtuhnya pintu gerbang yang terletak di sebelah timur gedung baru Jembatan Merah itu akibat

Misteri Kampung Siluman lereang Merapi – Klaten Belum Terungkap?

Kampung Siluman di Klaten Jejak Dahsyatnya Erupsi Gunung Merapi Youtube Hussein Jatikusumo

Kampung Siluman Klaten, yang terletak di wilayah Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, adalah salah satu desa yang ditinggalkan setelah terdampak erupsi Gunung Merapi pada tahun 1930. Saat ini, Taman Nasional Gunung

Gempa Turki: Gempa hebat dekat perbatasan Suriah dengan kekhawatiran korban akan meningkat

Gempa Turki Gempa hebat dekat perbatasan Suriah dengan kekhawatiran korban akan meningkat

Setidaknya 10 orang tewas, jumlah masih dimungkinkan bertambah setelah gempa kuat melanda pada Senin pagi (6/2/23), menyebabkan kerusakan luas dan menjebak orang di bawah reruntuhan. Banyak bangunan hancur di Diyarbakir