Jadi salah satu artis senior yang masih laris manis di dunia sinetron, Nunu Datau bermain dalam dua judul sekaligus. Sama-sama sedang tayang, sinetron Cinta Setelah Cinta dan Roda-Roda Gila dijalani dengan dua peran yang saling berseberangan. Tetap menawan pada usia setengah abad, berikut ini beberapa potret Nunu Datau yang ayunya seolah tak pudar ditelan masa.

Nuryanda Datau merupakan pemeran, model, dan penyanyi berkebangsaan Indonesia. Ia merupakan adik dari aktris Mutia Datau. Wikipedia Wanita Kelahiran 7 Juni 1971 di Jakarta dengan pasangan Irwan Soegiarto.

Nunu Datau memiliki seorang putra yang bernama Bre Datau. Sudah beranjak dewasa, penampilan dari sang putra berhasil menyita perhatian publik berkat visualnya yang menawan. Di media sosial, Nunu Datau juga kerap membagikan momen kebersamaan dengan putranya. Unggahannya tersebut pun langsung banjir komentar dan pujian dari netizen. Seperti inilah momen manis ketika Nunu Datau quality time bareng Bre.

Sumber : https://www.idntimes.com/hype/entertainment/iip-afifullah/foto-nunu-datau-yang-main-di-cinta-setelah-cinta-dan-roda-roda-gila-c1c2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Rute Sepeda Sehat Kota Magelang Hari Jadi ke-1117 tahun 2023

Rute Sepeda Sehat Kota Magelang Hari Jadi ke-1117 4 Juni tahun 2023. Sementara HUT ke 1117 Kota Magelang jatuh tepat pada 11 April 2023. Repost @dishubkotamagelang, Kemarin banyak banget nih

ChatGPT Membuka Peluang Pengguna untuk Membuat Transformer Sendiri

ChatGPT Membuka Peluang Pengguna untuk Membuat Transformer Sendiri

Sistem kecerdasan buatan (AI) ChatGPT sekarang memungkinkan pengguna untuk membuat sendiri model generative pretrained transformers (GPT), menurut pos blog yang dipublikasikan oleh pengembang OpenAI pada tanggal 6 November. Ini berarti

Apakah Masalah Sebenarnya dari Pelarangan Thrifting?

Apakah Masalah Sebenarnya dari Pelarangan Thrifting

Pemerintah telah menegaskan kembali mengenai regulasi yang melarang impor pakaian bekas (Thrifting). Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, berpendapat bahwa pelarangan thrifting hanya mencari kambing hitam,