Jalan berkelok dan sepi yg dipenuhi dengan pepohonan ini antara kota kendal dan Batang ini semakin mencekam apalagi melewati di malam hari,mitosnya jalan ini penuh keangkeran dan misteri,dan menurut mitosnya didaerah itu tempat berkumpul mahluk2 gaib.

Ada titik diruas jalan tertentu di alas roban saat malam hari jika melewatinya sang sopir membunyikan klakson atau melempar koin uang recehan ke pinggir jalan,kebetulan dulu aku pernah melewati daerah itu,,gimana dengan kalian ada yg pernah melewati daerah itu

Mengenai kebenaran cerita itu entahlah.

Baca Juga : Pembukaan Jalur Tol Solo-Jogja untuk Mendukung Arus Mudik Nataru 2024

Dulu sering lewat situ. Terkanir lewat tahun 2019 pas pulkam. Di Alas roban situ ada parit yg airnya mengalir ke atas lho ngak ke bawa saya pernah liat.

KPL pernah berpesan , kalau melewati jln angker seharusnya baca bacaan ayat Allah jan sampe brenti sampai keluar alasnya … bukan malah di percayai harus klakson atau buang uang logam segala macem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

UMKM Go Digital, apa itu ya?

SPBE bantul Kab

UMKM Go Digital adalah program pemerintah Indonesia yang bertujuan membantu usaha kecil dan menengah (UKM) dalam meningkatkan kualitas dan daya saingnya melalui implementasi teknologi digital. Program ini diluncurkan oleh Kementerian

Daftar Kanal Youtube Komunitas YouTuber Mataram (KYM)

Sebagai konten kreator YouTube semestinya dapat membuat konten yang bersifat positif serta berisikan informasi yang akurat bermanfaat bagi masyarakat. Konten yang dilihat dapat memberikan hal positif dan tidak memicu beredarnya

Behind Jepri Ali Saipul’s Success: A Life Journey Full of Challenges Jepri Ali Saipul’s Struggle: From an Ordinary Child to the First Graduate in the Family

Jepri pursued the International Graduate Program of Education and Human Development (IGPEHD)

Foto : https://web.facebook.com/jepriali.saiful.3/photos Jepri Ali Saipul is an English Education lecturer at Muhammadiyah University of Surabaya (UM Surabaya), who has recently completed his PhD studies at the College of Social