Pembangunan jembatan kretek 2 Bantul Yogyakarta yang kini sudah di buka untuk umum jembatan yang menghubungkan antara samas dengan pantai Parangtritis diatas kali opak. Dikutip dari postingan mas nur (FBG ICJ)

Banyak warga yang berhenti di tepi jembatan kretek hanya untuk menikmati pemandangan jembatan kretek 2 Bantul

Tak hayal jembatan kretek 2 yang baru di bangun di serbu warga Bantul dan sekitar tentu ini sangat membahayakan pengendara maupun yang ada di sekitar jembatan.

Dilansir dari media sosial pemkab Bantul memberikan peringatan kepada masyarakat untuk tidak berhenti di jembatan kretek demi keselamatan bersama.

Bukan hanya itu saja pemkab Bantul juga mempunyai alasan tertentu karena berhenti di pinggir jembatan akan membuat beban yang disangga akan semakin besar.

Padahal jembatan di bangun untuk menyangga beban dinamis apalagi bukan beban statis. Dalam captionnya pemkab Bantul memperbolehkan foto hanya di Laguna saja atau tempat wisata di sekelilingnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Video Kereta Api berpapasan di Kelok Mertan View

Video Kereta Api berpapasan di Kelok Mertan View

Melihat Kereta Api Berbelok di Pemandangan Kelok Mertan View. Kelok Mertan View merupakan tujuan populer bagi para penggemar kereta api yang ingin menikmati pemandangan jalur yang berkelok-kelok. Terletak di Kalurahan

Proyek Pekerjaan Jembatan Pandansimo (Bantul – Kulonprogo) Resmi Dimulai

Proyek Pekerjaan Jembatan Pandansimo (Bantul - Kulonprogo) Resmi Dimulai. Ini dia Design Jembatan Pandansimo Bantul 2023-2024

Pekerjaan proyek Jembatan Pandansimo akhirnya dimulai, sebagai penyambung terakhir jalur jalan lintas selatan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pekerjaan ini telah dimulai pada bulan November 2023 dan diharapkan menjadi jembatan terpanjang

Apakah Masalah Sebenarnya dari Pelarangan Thrifting?

Apakah Masalah Sebenarnya dari Pelarangan Thrifting

Pemerintah telah menegaskan kembali mengenai regulasi yang melarang impor pakaian bekas (Thrifting). Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, berpendapat bahwa pelarangan thrifting hanya mencari kambing hitam,