Menghadapi potensi kekeringan saat puncak musim kemarau, para petani di kawasan Kota Batu, Jawa Timur, khususnya di lereng Gunung Arjuno, mulai mengambil langkah mitigasi dengan menyiapkan tandon air di sekitar lahan pertanian mereka.

Karena tidak terdapat sumber mata air langsung di area pertanian tersebut, sebagian petani memilih untuk memompa air dari aliran sungai yang berjarak sekitar 6 kilometer dari lahan mereka. Untuk satu lahan seluas 1,5 hektare, biaya yang dikeluarkan untuk operasional pompa dan distribusi air bisa mencapai Rp 2,5 juta per bulan.

Langkah ini diambil sebagai upaya mengantisipasi puncak musim kemarau yang, menurut BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), diprediksi terjadi pada bulan Agustus. Dengan penampungan air yang cukup, petani berharap dapat menjaga ketersediaan air irigasi serta menjaga produktivitas tanaman di tengah cuaca ekstrem yang kian tidak menentu.

Program adaptasi ini menjadi contoh nyata bagaimana petani di daerah rawan kekeringan mulai mengubah strategi agar tetap bisa bertani secara berkelanjutan.

Sebagai tambahan informasi dilokasi sana, disana sumber air ada di bawah lahan pertanian, sehingga saat kemarau tak ada hujan mereka memompa air dari bawah ke Atas

Info Via: FB jagad kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Living Under the Shuikousi Bridge: Guiyang’s Unique Residential Challenge

Living Under the Shuikousi Bridge Guiyang's Unique Residential Challenge

In Guiyang, China, a distinctive urban phenomenon unfolds as more than 10 residential buildings find themselves positioned beneath the Shuikousi Bridge, a 300-meter-long structure completed in May 1997. Situated in

Info tentang Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP)

Info tentang Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP)

Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) merupakan salah satu perguruan tinggi vokasi di Indonesia yang berlokasi di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. PNUP didirikan pada tanggal 18 Oktober 1994 dan menjadi

Berikut ini tari-tarian yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat

Berikut ini tari-tarian yang berasalah dari Provinsi Sumatera Barat

Provinsi Sumatera Barat yang beribukota di Padang memiliki banyak ragam tarian yang dikenal di Nusantara. ragam budaya yang paling sering dipertunjukkan adalah seni tari pasambahan yang menjadi simbol setiap kegiatan