Smart farming merupakan bagian dari pengembangan IOT (Internet of Things) dalam bidang pertanian. Bertujuan untuk membuat pengelolaan pertanian bisa lebih optimal dan smart. smart farming akan menyampaikan ruang lingkup atau yang dicakup dalam sebagai berikut:

Sensor

Sensor, sensor merupakan bagian penting dalam smart farming, karena sensor akan menangkap data dan mengirimkan kepada sistem informasi pertanian, dan dari data tersebut akan diolah menjadi informasi dan informasi tersebut akan digunakan sebagai alat untuk mengambil keputusan pertanian. Sensor tersebut mencakup sensor udara, sensor air, sensor cahaya, sensor kelembaban, sensor ph tanah, kelembaban dan lain lain

Komponen smart farming
Komponen smart farming

Baca Juga : Aplikasi untuk Pantau hasil SERP

Aplikasi

Software atau aplikasi, software ini yang bertugas mengolah data yang diterima dari sensor dan diolah menjadi informasi dan informasi digunakan untuk mengambil keputusan petani, sekaligus mampu menggerakan mesin mesin pertanian secara otomatis. Sebagai contoh, sensor kelembaban akan mengirim kelembaban udara di software, dan software menentukan apakah kelembaban itu ideal atau tidak untuk suatu tanaman, jika tidak ideal maka software secara otomatis mampu menginstruksikan kepada perangkat irigasi untuk mengairi lahan tersebut secara otomatis.

Baca Juga : Smart Farming di Negara Maju: Revolusi Pertanian yang Mengubah Paradigma

Simak Video Komponen dalam IoT

Konektivitas

Connectivity, atau jaringan data. Dalam smart farming data yang ditangkap sensor dan dikirim ke pusat data membutuhkan jalur atau media dalam hal ini pengiriman data. Maka perlu dibangun atau di dukung transformasi data seperti jaringan telephon atau jaringan internet.

Lokasi

Lokasi, dalam hal ini lokasi merupakan bagian penting dari smart city untuk ditentukan dan dianalisa bisa menggunakan GIS ( Global Information System ) dengan menentukan lokasi akan mampu menentukan pengendalian hama, pengedalian alat dengan menggunakan geo fancing dan lain lain.

Robot

Robotic, robotic merupakan mekanik yang digerakan oleh software atas perintah atau program manusia, dengan robotic inilah mampu ditekan biaya. Dan lebih efektif, efisien dan ekonomis. Contoh robotic adalah traktor otomatis, penyimpanan otomatis dan lain lain.

Data Analisa

Data Analisa, data sangat penting dalam smart farming, karena data inilah bahan untuk dioleh menjadi informasi dan informasi digunakan sebagai dasar untuk mengambil keputusa pertanian dalam smart farming. Data ini diambil dari sensor dan sensor mengirim data ke software dan software menghasilkan suatu informasi dan informasi tersebut yang akan memerintahkan perangkat lain untuk bekerja.

Ke enam hal di atas merupakan ruang lingkup dalam smart farming, sangat bermanfaat untuk merencanakan smart farming /Pertanian baik bagi petani maupun untuk pemerintah dalam hal ini departemen pertanian atau dinas pertanian untuk mengambil kebijakan pemanfaatan smart farming.

2 thoughts on “Komponen Smart Farming – Farming 4.0”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Apa Arti Create a GDPR consent message by January 16, 2024?

Pesan GDPR-Google-Adsense

Bagi Kamu pengguna Google Adsense beberapa waktu ini keluar cuplikan pesan terkait GDPR sebagai berikut : “Create a GDPR consent message by January 16, 2024. If you are not asking

Palu London (London Hammer sejak kapan ada?

Kisah tentang Palu London (London Hammer) memang nyata sebagai artefak yang ditemukan, tapi klaim bahwa itu berasal dari era Lower Cretaceous (110–115 juta tahun lalu) sangat kontroversial dan tidak didukung

Membangun Integritas Bangsa: Mengatasi Korupsi dari Akar

Diskusi di UNILA Membangun Integritas Bangsa Mengatasi Korupsi dari Akar

Kemajuan suatu negara sangat bergantung pada kemampuan dan keberhasilannya dalam berbagai bidang, salah satunya adalah pembangunan. Efektivitas dan keberhasilan pembangunan sangat penting. Indonesia adalah salah satu negara terkaya di Asia